Senin, 20 Februari 2017

2016 - 2017 - Dhanny

CIYEEEE ULANG TAHUN

Gua bahkan nggak pernah bikin resolusi di umur yg baru. Mungkin selain ritual agama, ritual membahas resolusi ulang tahun adalah ritual yang wajib banget untuk dilakukan oleh nyaris setiap orang.

Gua punya tujuan atau goal di masing-masing setiap tahun. Tapi bukan seperti resolusi orang lain yang tidak akan jauh dari target menikah, target membeli barang yang tentunya karena harganya tidak affordable sehingga harus direncanakan plan dan strategi bagaimana cara mencapainya jauh-jauh hari sebelumnya, target akan kurus atau atletis yang pada akhirnya malah dimasukkan kembali ke daftar wishlist tahun berikutnya, atau bahkan target mainstream yang jauh dari kata spesifik: “Tahun depan saya harus sukses.”

Gua nggak punya resolusi-resolusi di atas.

TARGET APA RESOLUSI, NIH?

Gua selalu punya sebuah target di setiap tahunnya yang malah makin jauh dari kata spesifik namun terdengar filosofis dan sufistik tsaaah, sekaligus menjawab semua keresahan beserta kekhawatiran di kepala gua,

“Tahun ini gua harus lebih lucu dari tahun kemarin.”

Lucu aja gitu kalau gua naik jabatan dalam pekerjaan di tahun ini. Lucu aja gitu kalau ternyata gua berhasil nikahin dia tahun ini. digit. Lucu aja gitu kalau tahun ini aku udah meluk kamu dari belakang, nyium pundak kamu, nyium pipi kamu, pas kamu lagi masak di dapur.

Ah, bukan..

Buat gua, hidup ini hanyalah perihal menunda kesedihan. Gua menundanya dengan berbahagia. Senyum, tawa, dan keriangan gua hari ini hanya semata-mata untuk menunda sedih di esok hari. Itulah mengapa gua harus lebih lucu dari tahun kemarin, agar gua lebih mudah untuk tertawa, agar lebih banyak orang yang tersenyum dan tertawa di sekitar gua, (yang sesuai dengan prinsip sederhana di hidup ini: Jika kau tidak bisa mewarnai hidup orang lain, jangan malah kau pudarkan warna aslinya. Setidaknya, jika kau ragu untuk bisa membahagiakannya, mulailah dari memunculkan senyum di wajahnya). Dan tentunya agar gua makin hebat dalam menunda kesedihan, yang nyatanya selalu datang lebih sering daripada kebahagiaan.

Buat gua, resolusi-resolusi di atas hanyalah potongan-potongan kecil, hanyalah hasil yang bahkan semua orang bisa dapat jika keseharian diisi dengan berbahagia. Gua selalu yakin bahwa hal-hal besar di hidup ini dibangun dari wajah yang sudah siap untuk senyum. Proses berbahagia tersebut gua tempuh dengan cara menjadi lucu, setidaknya buat gua sendiri. Gua adalah stand-up comedian bagi diri gua sendiri. Menjadi lucu adalah bahan bakar untuk terus bisa menunda kesedihan yang seringkali justru menjadi biang keladi dari kegagalan gua di hidup ini.

Selalu ada cara paling sederhana untuk menunda kesedihan: menjadi lucu.

Kita bisa menertawai banyak hal, bersenda gurau untuk hal apapun, tensi menurun, dan tidak ada tendensi untuk melukai perasaan orang lain.

Kamu boleh bilang “TSADEEEEST” dalam hati kok.

Mau muntah juga boleh.

Mau bilang “Halah prekk.” Juga boleh.

Mau ngatain gua kayak tukang duku juga boleh.

Boleh banget.

Yawlaa.. (akhir akhir ini kalimat jadi Viral)

========

“Jadi sebenernya lu mau ngobrolin apa sih, Dan?”

Iya-iya kamu ndak sabar banget sih.

Sebenernya, tiap tahun itu gua cuma nungguin hal-hal yang lucu, tentunya terlepas dari hubungan kita yang lucu loh.. udah deket tapi tidak kunjung bersama.. Eh, maksudnya gini, tunggu, aku bisa jelasin.

Jadi gini, gua selalu nunggu hal-hal lucu yang akan terjadi di hidup gua, terutama di 2016 ini. Kalau mau sedikit di-flashback, sosial media di tahun 2016 telah menyajikan kita banyak bit komedi. Beberapa di antaranya masih nyangkut di kepala gua bahkan terngiang-ngiang di telinga kalian.

BIT KOMEDI TERGARING TAHUN LALU

·     Polisi ganteng yang disinyalir dapat meningkatkan standar para perempuan dalam mencari pasangan hidup.

·     Kasus hap Saiful Jamil yang barang buktinya adalah kerak air liur di batang sosis korban.

·         Kasus sidang Jessica yang kayaknya akan diangkat ke layar bioskop: Sidang Jessica Reborn.

·      Kasus Drama Kiswinar dengan motivator kondang yang tidak lain dan tidaklah     bukan, bokapnya sendiri.

·       Drama Awkarin yang putus dari cowok yang punya bargain position tinggi, yang    lulus kompetensi untuk menerapkan sistem sekali pake buang untuk urusan cewek,  yang ya sudah kita samarkan saja namanya, Gaga.

·        Drama yang lagi-lagi menambah pundi-pundi kekayaan Awkarin, yang kali ini berduet lagu rap namun lebih terdengar seperti gejala ayan menahun, dengan cowok rapper berwajah slip gaji UMR, yang nampaknya kalau lewat di komplek gue akan dipanggil, “Somay di plastik tiga rebu, bang” yang haibat betul dalam melantunkan segala barang perabotan rumah tangga seperti gunting batagor, lampu taman, gayung martabak, singlet bapak, dan bedak harumsari ibu, menjadi satu lirik panjang yang dinyanyikan secara cepat dan spontan tapi malah lebih terlihat seperti kemasukan makhlus halus pas uji nyali, yang belakangan dia sebut.. free style.

Kemudian, ada yang nyaris gue anggap sebagai bit terbaik yaitu, aksi nonton bokep akbar dan live di jalanan menggunakan media videotron selama nyaris dua jam penuh, yang ditutup dengan aksi heroik tokoh masyarakat, yaitu memberanikan diri membedah tiang videotron guna mematikan paksa tayangan bermutu tersebut.

Khanmaen..

Belum gua selesai ketawa ngakak untuk aksi nobar bokep paling berani 2016 itu, gua harus  kembali diserang tawa oleh bit-bit keren berupa aksi bela agama, yang diteruskan aksi boikot stasiun tivi, boikot produsen roti tawar berbagai varian, sampai boikot air putih bermutu tinggi yang harganya bisa buat nyicil motor sebulan, yang kemudian harus ditebus dengan sidang blasphemy gubernur minoritas kita semua.

Gua udah mau nangis, mau mati ketawa.

Ajegileeee....

======

DHANNY SELAMA UMUR SEBELUMNYA KAYAK GIMANA, YHA?

Kalau ditanya bagaimana keseluruhan di tahun sebelumnya, mungkin buat gua, tahun itu adalah the beginning yang kesekian kalinya.Haha! Kok bisa? Ya, ini disebabkanketidaklucuan gua di tahun sebelumnya lagi yang harus gue bayar lagi di tahun 2016. Tahun 2015 adalah tahun yang paling bikin gua nge-drop, paling ancur, dan lebih banyak kesedihan daripada canda tawanya. Untuk itulah kenapa gua sebut tahun 2016 adalah the beginning. Gua mau kembali ke fitrah. Bangkit sekali Leader MLM selalu bilang, “Hidup tidak dilihat seberapa banyak kamu jatuh, hidup ini dibangun dari seberapa banyak kamu bisa bangkit sekali lagi.”

Ternyata nggak sia-sia gua dideketin cewek cakep, terus malah diajak ke seminar MLM.

KARIRNYA GIMANA, MAS?

Bulan November 2016 kemarin gua baru pindah kerjaan. Suasana baru, kerjaan baru, dan tantangannya juga baru. Yang lebih peliknya lagi, kerjaan gua juga harus ditempuh dengan pendidikannya yang digelar di dalamnya selama setahun. Singkat kata, gua kerja hampir 24 jam.

Dan ini akan terlihat sangat jomblo di mata masyarakat sekitar.... .... .....

Gimana ini..

Yah, didoakan saja supaya Mas Dhanny bisa meraup pundi-pundi kekayaan yang berlimpah supaya bisa macarin cewek embem kayak Nabila Syakieb, atau paling tidak dengan kekayaan berlimpah, jadi tidak perlu merasakan pahit getirnya ditinggal sama cewek pas lagi sayang-sayangnya.

KISAH ASMARANYA GIMANA, MAS?

Nggak bisa nanya yang lain aja, ya?

Di pertengahan tahun 2015, gua putus sama pacar. Untungnya, selang dua bulan bulan berikutnya, kegalauan gua terobati, gua udah jadian lagi sama yang baru, dan nggak kalah embem. Namun sialnya, di bulan Februari 2017, pacar gue mau dinikahin sama mantannya. Usia pacaran gua nggak sampai delapan bulan.

Lah.

Ini begimana ceritanya, dah.

Ya, intinya, pacar gua itu memang lebih tua satu  tahun dari gua. Dan menurut keluarganya, yang juga menurut pandangan orang-orang Indonesia, kalau cewek udah di usia 26 sampai 28 dan belum nikah, maka dianggap sebagai blunder besar dalam hidup. Usut punya usut, daripada nunggu gua yang menurut dia nggak punya kepastian mau nikahin, ya udah mantan gua memutuskan untuk nikah sama mantannya.

Mantan yang udah putus dan nggak kontek-kontekan selama dua tahun.

Mungkin, tipe mantan kayak ginilah yang disebut, mantan kompor mleduk.Mantan yang udah lama nggak ketemu, tapi sekalinya ketemu malah ngajak kawin. Bener-bener nggak sopan.. ckckck

Pikiran polos gua berkata, ah yaudahlah ya, toh pacar gua ini kan tulang punggung di keluarganya, masih punya tanggungan sana-sini yang harus dibiayain. Untuk itulah dia butuh dinikahin sama cowok yang lebih mapan dari gua. Sampai di situ gue ngerti. Nikah nggak semudah yang orang lain bilang.

Tapi kenyataannya nggak gitu.

Cowok yang nikahin pacar gua itu, ternyata nggak lebih baik kondisi finasialnya dari gua. Utangnya banyak, bahkan dia punya utang roko di warung ucok yang udah nunggak tiga bulan. Kalau dilihat dari segi muka, dia lebih mirip helm uji nyali. Entah apalah ni yang dicari sama pacar gua.

Jadi alasan pacar gua nikah ya…. ya karena pengin nikah aja.

Udah.

Gua hanya bisa mendoakan dari jauh supaya dia bisa langgeng dengan suaminya. Nggak ada ribut-ribut ketika pacaran sama gua. Mungkin hanya itu yang bisa gua lakukan, sebab cuma mendoakan yang dapat dilakukan tanpa harus memiliki..

Tapi overall, gua udah selesai dengan itu. Tahun diumur guaa sebelumnya jadi tahun yang untuk ke sekian kalinya jadi tahun bangkit sekali lagi, khususnya buat kisah asmara.

HARAPAN DI UMUR YG BARU INI GIMANA NI, MAS?

Harapan gua di tahun 2017 adalah supaya orang-orang nggak bikin resolusi di tahun 2017. Haha!

Ya harapan gua, semoga gua bisa lebih lucu dari tahun 2016. Kalau gua bisa lebih lucu, tentunya gua bakal cerita terus. Akan selalu ada cerita dan unpopular opinion yang bisa gua ceritain di sini walaupun nggak ada yang baca. Haha!

Dengan menjadi lebih lucu, akan membawa gua pada senyumannya, dan canda tawanya. Mereka bilang bahwa untuk bisa membuatmu jatuh cinta, aku harus membuatmu tersenyum. Namun, saat kau tersenyum, aku yang jatuh cinta.Yha~

Semoga di umur ini gua bisa menemukan perempuan yang hanya dengan menatap wajahnya, membuat gua berkata dalam hati, “Saya sampai pada tujuan”. Semoga di tahun ini gua bisa menemukan perempuan yang hanya dengan membelai rambutnya, membuat gua bergumam, “Kayakya gua udah siap nih dipanggil, Daddy”. Semoga di tahun 2017 gua menemukan perempuan yang hanya dengan memegang erat jemarinya, membuat gua berbisik dalam hati, “Lah anjir ini ngapa jempol semua”. Semoga di tahun 2017 gua bisa menemukan perempuan yang kalau gua ajak ke kaepci, terus gua ambil kulit kaepci-nya, dia pasrah aja. She is the one!

Ah, bukan.

Ya, pokoknya gitu deh.

Terakhir dari gua,

Semoga di tahun depan, kita bisa mengulang tahun ini, lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Hey 2017, salaman dulu.